Life

Hobi baru


Sup ayam *yanginibukanbikinansaya

Sejak menikah bulan lalu, saya jadi punya hobi baru yang sama sekali tak pernah terlintas di benak: memasak. Hobi ini muncul bukan karena mindset bahwa perempuan itu jatahnya dapur, kasur, dan sumur semata, tetapi lebih karena saya kurang demen sama makanan yang dibeli di luaran. Maklum, akibat 30 tahun hidup, saya terbiasa makan home-made cooking meal a.k.a masakan emak.

Awalnya sih saya cuma coba-coba, siapa tau masakan saya eat-able (kali aja ada yang mati abis makan masakan saya) hehhehee.. Hasilnya? Sakseisss! At least, saya, mertua, suami, dan tetangga yang makan ga mati.

Masakan pertama saya (setelah menikah) adalah ikan bawal sambal balado dan tumis sawi+wortel. Rasanya not bad. Mertua dan tetangga hepi aja tuh. Hehehe.

Masakan kedua, sup baso+tahu. Nah, kalo yang kedua ini menurut saya kurang begitu sukses mengingat kuahnya kurang banyak.

Masakan ketiga, sup ayam. Untuk yang satu ini, saya patut diberi standing ovation *ngarep. Menurut saya enak banget, demikian juga menurut suami. I love you darlingggg..

Pas awal memasak sup ayam ini, saya udah pede berat. Kenapa? Karena memang ga terlalu sulit dan bumbu-bumbunya lengkap. Termasuk bubuk pala yang saya beli di supermarket belakang kantor. Maklum, buah pala mahal ya bo’, satunya bisa Rp2,500 di tukang sayur komplek.

Balik lagi ke penyakit pede berat. Sangkin pedenya, saya sampe lupa masukin brokoli yang udah dibeli sebelumnya. Hehehe.. Untungnya, saya langsung ngeh dengan kurang berwarnanya si sup ayam. Nuansa ijo-nya cuma “diwarnai” sama daun bawang. Akhirnya, saya rebus terpisah deh itu brokoli, lalu dicemplungin ke sup ayam. Sukses!

Selanjutnya, masakan keempat saya, which is baru dimasak tadi malam berhubung lagi ga enak badan adalah tauco ikan bawal. Ummm, jujur sih, sebenarnya saya kurang puas. Kenapa? Karena santannya terlalu kental. Seharusnya, santan kental sedikit saja, sekitar 100 ml santan dan air 400 ml untuk setengah kilo ikan. Untuk rasa sih udah ok (menurut suami). Padahal daun jeruk belum dimasukkan mengingat kesulitan pencarian. Hehehee..

Next, rencana saya berikutnya adalah ayam woku. Saya sejak lama penasaran gimana cara memasak makanan khas menado ini. Soalnya di kantin kantor sebelah, ada booth masakan menado yang menjual ayam woku endang gurindang bambang (baca: enak banget!). *ngiler

Nantikan post saya berikutnya ya pemirsa. Saya janji bakal mem-posting berikut dengan fotonya. (Biar ga dituding hoax. Karena no pic = hoax) :-p

See ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s